Makassar, Kabar PROFESIANA,co,id:
SMPIT Plus Qurthuba melaksanakan kegiatan outing class dengan mengunjungi laboratorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan praktikum di Laboratorium Jurusan Pendidikan IPA.
Rombongan disambut hangat oleh pimpinan FMIPA UNM yang diwakili oleh Wakil Dekan IV, Dr. Suriati Eka Putri, S.Si., M.Si., yang mewakili pimpinan fakultas dalam menyambut kehadiran peserta didik dan para guru. Penyambutan juga dilakukan oleh Kepala Laboratorium Jurusan Pendidikan IPA, Dr. Salma Samputri, S.Pd., M.Pd., selaku penanggung jawab laboratorium tempat kegiatan praktikum dilaksanakan.
Dalam sambutannya, Dr. Salma Samputri, S.Pd., M.Pd. menyampaikan motivasi kepada para peserta didik agar terus menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar.
Beliau menekankan bahwa sains memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi dasar bagi perkembangan teknologi. Melalui praktikum langsung, peserta didik diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlatih berpikir kritis, teliti, dan berani mencoba.
Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta didik, didampingi oleh Kepala SMPIT Plus Qurthuba, Istha Herlitha, S.Pd., Gr., selaku pimpinan sekolah, serta sejumlah guru.
Praktikum IPA yang dilaksanakan mencakup tiga bidang. Pada bidang Fisika, peserta didik melakukan pengukuran massa menggunakan neraca Ohaus serta mengukur panjang dan lebar balok menggunakan jangka sorong. Pada bidang Biologi, mereka mengamati preparat awetan jaringan tumbuhan dan hewan menggunakan mikroskop. Sementara pada bidang Kimia, peserta didik mempraktikkan simulasi letusan gunung berapi (gunung bikarbonat) melalui reaksi kimia sederhana yang menghasilkan efek menyerupai letusan gunung berapi.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta didik mengikuti seluruh rangkaian praktikum dengan penuh antusias dan serius. Mereka mendapat kesempatan langsung merasakan suasana laboratorium perguruan tinggi, mengenal peralatan laboratorium, serta mempraktikkan percobaan sains secara langsung.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna, menumbuhkan minat terhadap ilmu pengetahuan alam, serta termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan outing class ini juga mempererat sinergi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran sains yang menyenangkan dan kontekstual. (rls).















