Sosialisasi Pilrek UNM Periode 2027-2031, FBS Dorong Lahirkan Pemimpin dengan Karakter Siddiq, Amanah, Fathanah, dan Tabligh

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM) mendorong Pemilihan Rektor (Pilrek) UNM Periode 2027–2031 menjadi momentum menghadirkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kapasitas akademik dan manajerial, tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat. Sosok pemimpin yang diharapkan adalah figur yang menjunjung nilai kejujuran, amanah, kecerdasan, dan keterbukaan dalam membawa arah baru bagi universitas.

Harapan tersebut disampaikan Dekan FBS UNM, Prof. Dr. Anshari, M.Hum., saat membuka kegiatan Sosialisasi Pilrek UNM Periode 2027–2031 di FBS UNM. FBS menjadi fakultas ketiga yang menjadi lokasi sosialisasi tahapan Pilrek UNM, Senin (7/9/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Anshari menyampaikan bahwa Pilrek merupakan dinamika penting dalam perjalanan sebuah perguruan tinggi negeri. Menurutnya, proses pemilihan rektor menjadi ruang strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan institusi.

“Pemilihan rektor pada suatu perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri, merupakan suatu dinamika organisasi yang mendapat perhatian serius dari sivitas akademika,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pilrek merupakan sebuah kontestasi yang mempertemukan berbagai gagasan, visi, dan rekam jejak kepemimpinan. Karena hanya satu figur yang akan terpilih sebagai rektor, seluruh pihak harus mampu memahami proses tersebut sebagai bagian dari demokrasi akademik yang sehat.

“Pilrek merupakan kontestasi dan bukan kolaborasi. Dalam kontestasi, semua calon rektor berjuang dan berkorban untuk menjadi pemenang. Karena hanya satu yang menjadi rektor, satu pula yang menang,” katanya.

Namun, Prof. Anshari mengingatkan bahwa demokrasi yang matang tidak hanya berbicara tentang kemenangan, tetapi juga kesiapan menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa.

Baca Juga :  Dekan FBS UNM Ajak Lulusan Terus Membawa Adab, Ilmu, dan Kepemimpinan Diri

“Slogan siap menang dan siap kalah harus menjadi pegangan jiwa bagi semua calon. Jangan sampai hanya siap menang, tetapi tidak siap kalah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Prof. Anshari menyampaikan harapannya agar pemimpin UNM periode mendatang memiliki karakter kepemimpinan yang kuat dan mampu menjaga amanah besar sebagai pemimpin perguruan tinggi.

Ia menyebut empat nilai utama yang harus melekat pada seorang pemimpin, yakni siddiq, amanah, fathanah, dan tabligh.

“Siddiq berarti memiliki kejujuran, amanah berarti dapat dipercaya, fathanah berarti memiliki kecerdasan, dan tabligh berarti mampu menyampaikan serta bersikap transparan,” jelasnya.

Menurutnya, pemimpin perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga integritas moral dan kemampuan membangun kepercayaan seluruh sivitas akademika.

“Semoga Allah SWT menakdirkan pemimpin terbaik untuk UNM,” tuturnya

Ketua Senat UNM, Dr. Reskiyani Mas Bakar, M.Psi., Psikolog, menyampaikan apresiasi atas penerimaan FBS UNM terhadap pelaksanaan sosialisasi Pilrek.

Ia mengatakan panitia Pilrek merupakan bagian dari amanah Senat UNM untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Panitia ini adalah manusia pilihan dari Senat yang sesuai dengan harapan Dekan FBS,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa proses Pilrek harus mengedepankan prinsip ketepatan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Kecepatan tidak boleh mengalahkan ketepatan. Kami taat aturan dan menjaga kondusivitas sivitas akademika,” katanya.

Ketua Panitia Pilrek UNM, Prof. Dr. Andi Muhammad Idkhan, S.T., M.T., IPM., mengatakan sosialisasi merupakan bagian penting untuk membangun pemahaman bersama terkait tahapan pemilihan.

Menurutnya, proses Pilrek merupakan amanah besar karena berkaitan dengan masa depan UNM.

Baca Juga :  FBS, FISH, dan FIP UNM Bersama UT Pusat Menandatangani Perjanjian Kerja Sama 

“Hal yang penting dalam pelaksanaan ini bagaimana kita ke depan bisa menentukan sikap. Sosialisasi ini adalah bentuk dan bagian untuk itu,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa panitia terbuka terhadap berbagai masukan dari sivitas akademika, termasuk terkait ruang dialog antara calon rektor dan warga kampus.

Dalam sesi diskusi, sejumlah aspirasi disampaikan terkait keterlibatan sivitas akademika, mekanisme penyampaian aspirasi, mitigasi konflik, serta kemungkinan pelaksanaan dialog publik dengan para calon rektor.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Andi Muhammad Idkhan menyampaikan bahwa panitia mempertimbangkan pelaksanaan dialog publik sebagai ruang bagi sivitas akademika mengenal visi dan gagasan calon pemimpin UNM.

Namun, pelaksanaan kegiatan tersebut tetap mempertimbangkan aspek teknis, waktu, pembagian zona, dan keamanan kampus.

Ia memastikan panitia berkomitmen menjaga independensi serta kondusivitas seluruh rangkaian Pilrek.

“Siapa pun yang akan terpilih, dialah yang akan kita miliki bersama,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri para wakil dekan, anggota Senat UNM dari unsur FBS, para guru besar, ketua jurusan, ketua program studi, serta perwakilan lembaga kemahasiswaan FBS.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi Pilrek yang dijadwalkan berlangsung pada 4–18 September 2026 di seluruh unit UNM, meliputi fakultas, Pascasarjana, Kampus V Parepare, dan Kampus IV Bone.

Selain menjelaskan tahapan pemilihan, rangkaian tersebut sekaligus menjadi penyampaian terbuka kepada dosen UNM yang berada setiap unit yang memenuhi persyaratan agar dapat mengambil bagian dalam proses pencalonan Rektor UNM Periode 2027–2031. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Mahasiswa PPG UNM Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 Akhiri PPL di SMP Negeri 2 Makassar
Outing Class SMPIT Plus Qurthuba, Kunjungi Laboratorium FMIPA UNM
ICILLCE 2026 Hadirkan Enam Narasumber dari Lima Negara dan 154 Pemakalah, Jadi Pionir Tata Kelola Konferensi Akuntabel di FBS UNM
Dua Tim FBS UNM Tembus PIMNAS 2026, Prof Anshari: Jangan Puas Hanya Sampai Semarang
Waka II BAZNAS Sebut Innovation Expo Bertanda Kampus dan BAZNAS Mulai Tersambung
Dosen FIKK UNM Turun ke Sekolah, Perkuat Literasi Kesehatan dan Edukasi Obat melalui Aksi World Pharmacists Day
Dampingi BEM FMIPA UNM Sabet Prestasi, Ansarullah Dinobatkan sebagai Dosen Pendamping Terbaik Abdidaya Ormawa 2026
Dosen FIKK UNM Jadi Narasumber Nasional, Dr. Muhammad Harliawan Paparkan Hasil Riset Konsistensi Berolahraga dalam Forum APKI

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Mahasiswa PPG UNM Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 Akhiri PPL di SMP Negeri 2 Makassar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Outing Class SMPIT Plus Qurthuba, Kunjungi Laboratorium FMIPA UNM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26 WIB

ICILLCE 2026 Hadirkan Enam Narasumber dari Lima Negara dan 154 Pemakalah, Jadi Pionir Tata Kelola Konferensi Akuntabel di FBS UNM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dua Tim FBS UNM Tembus PIMNAS 2026, Prof Anshari: Jangan Puas Hanya Sampai Semarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Waka II BAZNAS Sebut Innovation Expo Bertanda Kampus dan BAZNAS Mulai Tersambung

Berita Terbaru