MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Kevin Sarongngallo dan Annisa Karima Indah berhasil lolos mendapatkan beasiswa Honchschuksommerkurs (Kursus Musim Panas) di Jerman. Kedua mahasiswa itu berasal dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jerman (PBJ) Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kevin Sarongallo tercatat pula sebagai mahasiswa berprestasi tingkat FBS tahun 2025, tim PKM PBJ di Universitas Airlangga, dan wakil Indonesia pada Deutschcamp di Vietnam tahun 2024.
Koordinator Program Studi PBJ FBS, Abdul Kasim, S.Pd., M.Hum. menjelaskan beasiswa Hochschulsommerkurs (kursus musim panas) di Jerman dari pemerintah Jerman melalui Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) atau Dinas Pertukaran Akademik Jerman.
Lanjut Abdul Kasim menjelaskan, kedua mahasiswa akan mengikuti program beasiswa berupa kursus bahasa Jerman pada bulan Agustus di dua tempat berbeda yaitu di Düsseldorf dan Weimar. Kursus akan diikuti oleh peserta penerima beasiswa tersebut yang berasal dari berbagai negara dari seluruh dunia. Selain itu, ada program budaya seperti mengunjungi kota lainnya atau negara Eropa lainnya.
Ia mengungkapkan beasiswa HSK dibuka untuk umum namun di Indonesia biasanya hanya diikuti oleh mahasiswa dari universitas yang memiliki Prodi Bahasa Jerman.
“Pendaftaran dan pengumuman dilakukan melalui portal DAAD dengan mengunggah beberapa berkas seperti bukti kecakapan berbahasa Jerman minimal B1, motivasi keikutsertaan, transkrip nilai, ijazah terakhir. Interview oleh Lektor/in (dosen berkebangsaan Jerman di Indonesia) dilakukan apabila kandidat belum melulusi ujian sertifikat bahasa Jerman tingkat B1,” pungkasnya.
Kedua mahasiswa tersebut yang diantar Koordinator Prodi PBJ menyempatkan bersilaturahmi sekaligus memohon restu Dekan FBS UNM pada Jumat (27/2/2026) di Ruangan Dekan Kampus Parangtambung.
Dekan FBS UNM, Prof.Dr. Anshari, M.Hum. sangat bangga atas raihan beasiswa kedua mahasiswa Prodi PBJ.
Sebagai fakultas yang mengelola pendidikan beberapa bahasa asing, seperti bahass Inggris, bahasa Jerman, bahasa Arab, dan bahasa Mandarin selalu terbuka peluang mahasiswa dan alumninya untuk berkarier di luar negeri.
“Tawaran beasiswa dan mengikuti kursus dan pendidikan singkat di luar negeri salah satu prospek bagi mahasiswa dan alumni FBS. Karena itu, pembelajaran yang dilakukan lebih menekankan pada kompetensi dan performansi mahasiswanya,” pungkasnya. (Ans/Why)


























