Ketua BAZNAS Makassar : Infak Rp20 Bangkitkan Ummat Islam

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Kabar PROFESIONA,co,id:

Idul Fitri tinggal menghitung hari.  Jika tidak ada halangan, hari kemenangan ummat Islam ini berlangsung 19, atau 20 Maret nanti.

Hari kemenangan ini, tidak sekadar perayaan lepasnya puasa sebulan penuh, melainkan panggilan hati yang suci. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar pun menyerukan, di hari berkah ini dapat membangkitkan ummat, melalui infak Rp20 ribu.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong mengajak kaum muslimin di Kota Makassar ini, menjadikan Idul Fitri sebagai momen untuk mengumpulkan kekuatan  ummat.

“Ayo, ummat Islam, mari kita sama sama membuktikan bahwa, kita besar. Kita mampu. Dan, kita bisa. Caranya, melalui gerakan dua puluh ribu rupiah, atau G 20 R,” tuturnya didampingi Kabag I Bidang Pengumpulan, Darmawati, di  Kantor BAZNAS Kota Makassar, Jalan Teduh Bersinar No 5 Makassar, Kamis, petang tadi.

Menurutnya, setiap jamaah yang hendak menunaikan shalat Idul Fitri, apakah di masjid, di lapangan, ataukah tempat tempat yang telah ditentukan untuk shalat sunat dua rakaat tersebut, bawalah Rp20 ribu untuk diinfakkan. Jika terlaksana dengan hati ikhlas, tentunya, hasilnya pasti dahsat.

Baca Juga :  Kapoksahli Kodaeral VI Lepas Casis Bintara PK Gel. I dan Tamtama PK Gel. II Tahun 2025 Panda Makassar

“Contohnya, jika saja ummat Islam yang melakukan shalat Idul Fitri di Lapangan Karebosi Makassar, dengan jumlah jamaah 10 ribu orang, maka bisa terkumpul Rp200 juta, dari selama ini hanya diperoleh sekitar Rp50-an juta,” jelasnya.

Infak Rp 20 ribu di Hari Raya Idul Fitri, jelas ATM, hanyalah angka kecil, demi kebangkitan besar umat. “Sesungguhnya Allah tidak menolak pahala bagi orang yang memberi dengan ikhlas, sekecil apapun.” – (HR.Bukhari)—demikian sentilan penulis buku Langit tak Pernah Offline itu.

Di bagian lain, penyandang gelar akademik tertinggi (Doktor) di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini mengemukakan, ummat Islam untuk tidak sekadar menunggu keajaiban besar. Lebih baik menorehkan keajaiban kecil yang kelak menumpuk menjadi ‘lautan’ kebaikan.

Karenanya, di saat takbir berkumandang, dan menggema menjelang pelaksanaan shalat Id, dan ketika hati ummat Islam melayang pada cahaya kemenangan, maka persaudaraan ummat untuk mengangkat genggaman tangan, berinfak seukuran Rp20 ribuan.

Bagi da’i kondang  yang pernah menjabat Ketua Lembaga Dakwah NU Kota Makassar itu, di era digital ini, Rp 20 ribu itu kecil, tapi nyata.

Baca Juga :  Lantamal VI Makassar Gelar Do’a Bersama Kelancaran Dan Kesuksesan Kasal Cup 2025

“Kita ketahui bersama bahwa, bagi banyak keluarga, angka Rp20 ribu tidak menggerogoti anggaran, tetapi bila disalurkan kepada yang membutuhkan, ia berubah menjadi sepuluh mangkok nasi, atau satu paket pakaian seragam bagi anak kurang mampu,” jelasnya.

Pasalnya, dari Rp20 ribu di kantong, jumlahnya akan menumpuk menjadi puluhan juta, bahkan ratusan juta. Kekuatan kolektif itu bisa menggerakkan program beasiswa, mendistribusikan zakat, dan pembangunan fasilitas kesehatan bagi mustahik.

Sebelum menutup komentarnya, Dirut PT Saudi Amanah Wisata yang juga pembimbing ibadah haji PT Saudi Patria Wisata (2021-sekarang) ini berharap, semoga setiap tetes uang yang diinfakkan, nantinya menjadi ‘embun pagi’ yang menyegarkan, yang menumbuhkan harapan di hati yang dahaga, dan menyalakan kembali semangat kebangkitan umat.

“Penelitian psikologi menunjukkan bahwa, orang yang memberi secara rutin memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi, terutama pada momen-momen spiritual seperti Idul Fitri,” tutup putera H.Tamanggong Daeng Lira (Alm) dan Hj.Nuraeni Daeng Kebo (Almr), kelahiran  Dusun Terang Terang, Desa Popo, Galesong Selatan, Kabupaten Takalar,  17 Pebruari 1973 ini. (din pattisahusiwa/tim media baznas kota makassar)

Berita Terkait

Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis
Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi
PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah
AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia
Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:10 WIB

PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah

Berita Terbaru