KWIM Gelar Terawih dan Nuzulul Qur’an

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Kabar PROFESIONAI,co,id:

Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Makassar menggelar terawih bersama, sekaligus memperingati malam Nuzulul Qur’an. Bertindak sebagai imam Gibran Latukau, dan penceramah Ustazd Salahuddin Rahman.

Para sesepuh yang hadir di peringatan turunnya Al-Qur’an di kediaman Rio Subagio, BTN Makkio Baji Blok D5 No 16-17 itu di antaranya KH. Mahyuddin Latuconsina, dan Dra.Hj.Dja Latuconsina/Putuhena, serta mahasiswa asal provinsi rempah rempah tersebut, Jumat, 6 Maret.

Ustazd Salahuddin Rahman Al Ayyubi dalam ceramahnya mengurai panjang lebar Al-Qur’an, hingga fungsi dan manfaat kitab suci yang diturunkan kepada ummat Islam di masa kenabian Muhammad SAW itu.

Salahuddin Rahman mengemukakan, Nuzulul Qur’an adalah momen turunnya wahyu pertama sebagai petunjuk hidup, pembeda hak dan batil, serta pedoman mencapai kesempurnaan akhlak. Peristiwa ini memotivasi peningkatan iman dan ketaqwaan, serta menegaskan kemuliaan Al-Qur’an sebagai mukjizat terbesar yang diturunkan secara bertahap untuk memudahkan pemahaman dan pengamalannya.

Sebelumnya, KH. Mahyuddin Latuconsina mengakui, memperingati Nuzulul Qur’an bersama orang Islam Maluku di perantauan, khususnya di Makassar seakan membisikkan kisah kepada pasir, dan ombak yang menari di bawah cahaya—metafora indah yang menggambarkan pertemuan  antara elemen alam (air, daratan, dan cahaya matahari/bulan yang  menciptakan harmoni visual memukau.

Baca Juga :  Marbot Masjid dapat Rumah dari BAZNAS, tempat tidur dari Kadis Perumahan, dan Kursi dari Anggota DPRD

Mantan Kakanwil Kementerian Agama Maluku itu mengingatkan bahwa Qur’an bukan hanya warisan masa lalu, melainkan panduan hidup masa kini. Karenanya, warga Islam Maluku di Makassar selalu mengedepankan hal yang abadi, yakni, bersatu dalam iman, bersatu dalam perbedaan, hingga bersatu dalam cahaya Qur’an.

”Inilah warisan yang akan terus mengalir, menyejukkan hati dan menuntun langkah generasi Pattimura muda, selaras dengan ritme alam Maluku yang tak pernah berhenti berirama di manapun orang Islam Maluku itu berada,” tuturnya.

Pernyataan senada dikemukakan Ketua KWIM, Jafrat Sukur. Dia menambahkan, Nuzulul Qur’an tidak semata hanya merayakan turunnya kitab suci, tetapi juga meneguhkan ikatan antar‑generasi, dan antar‑suku, termasuk di dalamnya suku Maluku di Makassar.

Karena itu, jelas Jafrat Sukur, Nuzulul Qur’an tidak hanya memperingati firman Allah yang kini menjadi pedoman hidup ummat Islam di bulan penuh berkah ini, melainkan sekaligus meneguhkan ikatan dalam balutan orang basudara.

Baca Juga :  ATM : Olimpiade Al-Qur'an di Mall Panakukkang Kesempatan Unik

“Peringatan Nuzulul Qur’an malam ini, sekaligus menjadi titik temu di mana kerukunan warga Islam Maluku di Makassar ini,” ujarnya

Sebelum menutup sambutannya, Jafrat mengingatkan bahwa, cinta dan kesederhanaan adalah inti dari kerukunan warga Islam Maluku yang sejati. Semua orang pulang dengan hati yang lebih ringan, dengan rasa syukur yang mendalam, serta dengan tekad untuk melanjutkan kebersamaan antar warga Islam Maluku di tanah Sulawesi Selatan ini.

“Saya melihat, kerukunan orang Islam Maluku di Makassar dan sekitarnya seakan jembatan yang menghubungkan tradisi orang Maluku yang taat, yang baik, yang setia, dan selalu mengedepankan hubungan kerahiman begitu dalam,” tutup pria asal Larike ini.

Wakil Ketua KWIM Drs.H.Surur Putuhena didampingi Ketua Panitia Amaliah Ramadhan Salama Kaplale menambahkan, khusus di bulan Ramadhan tahun ini, KWIM melaksanakan terawih bersama sebanyak 4 kali. Terawih ke-4 akan berlangsung di Asrama Putri Maluku  di Jalan Tupai, Sabtu, 14 Maret. (din pattisahusiwa/humas KWIM Makassar)

 

Berita Terkait

Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis
Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi
PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah
AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia
Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
PKKMB S1 Pendidikan IPS UNM, Langkah Awal Mahasiswa Baru Menuju Generasi Pendidik Berkarakter

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:10 WIB

PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah

Berita Terbaru