Marine Tourism Festival 2025, Momentum Pendidikan Pariwisata Bahari Berkelanjutan

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id)– Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar kembali menggelar Marine Tourism Festival 2025 yang berlangsung pada 17–20 September 2025.

Festival ini mengusung tema “Pariwisata Bahari dan Transformasi Berkelanjutan” sebagai bentuk komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

Event yang mempertemukan perwakilan dari beberapa Poltekpar yang ada di Makassar ini, resmi dibuka di Aula I Wayan Bendhi, Rabu,17 September 2025.

Ketua Panitia sekaligus Wakil Direktur 3 Bidang Kemahasiswaan sekaligus Ketua Panitia, Dr. Syahrial, menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga ruang partisipasi aktif masyarakat lokal.

Menurutnya, keterlibatan komunitas menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.

Selain itu, Marine Tourism Festival 2025 turut memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Sebagai bagian dari kegiatan, panitia menghadirkan beragam kompetisi yang dibagi ke dalam kategori online dan offline.

Untuk kategori online, terdapat lima lomba yaitu Marine Tour Tickets Competition, Storytelling Competition, Building Marine River Competition, Marine Expression Video Competition, dan Seaways Art Competition.

Baca Juga :  Prof. Dr. Hamzah Upu, M.Ed. Khatib di UNM, Begini Hikmah Kurban dalam Khutbahnya

Sementara itu, untuk kategori offline, ada enam kompetisi yang siap digelar, yakni Ocean Mixology Competition, Marine Peace Innovation, Minijia Penyaturan Ice-Tech Finishing Competition, Acoustic Music Competition, Beach Volleyball Competition, dan Fishing Competition.

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menambahkan bahwa Marine Tourism Festival adalah salah satu dari tiga pilar utama penguatan pariwisata bahari yang diusung kampus.

Pilar pertama adalah penyelenggaraan festival ini yang rutin digelar sejak 2023, pilar kedua berupa konferensi internasional, dan pilar ketiga adalah pembentukan Pusat Kajian Pariwisata Bahari.

“Pada tahun ini Poltekpar Makassar juga kembali akan melaksanakan International Conference on Marine Tourism and Hospitality Study (ICMTHS),” ucapnya.

kata Herry, Konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober 2025 tersebut menjadi ruang akademik untuk membahas riset, gagasan, dan strategi dalam memajukan pariwisata bahari dunia.

Tidak hanya itu, Poltekpar Makassar juga tengah memperkuat Pusat Kajian Pariwisata Bahari yang menjadi wadah riset dan pengembangan berbasis kasus nyata di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  Anggota DPR RI, H. Achmad Daeng Se’re Rasakan Ketenangan dan Kedamaian Hati Atas Doa yang Dipanjatkan Oleh Pimpinan dan Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Faaliqul Irsyaad

“Pusat kajian ini diharapkan mampu menjadi referensi dalam menyusun dokumen perencanaan dan kebijakan pariwisata berbasis bahari,” tambahnya.

Herry menegaskan, ketiga pilar ini selaras dengan program unggulan Kementerian Pariwisata yang mencakup pariwisata bahari, gastronomi, dan wellness tourism.

Poltekpar Makassar berkomitmen menjadikan ketiganya sebagai fondasi akademik dan praktik untuk mencetak tenaga profesional di bidang pariwisata.

Kegiatan Marine Tourism Festival 2025 juga bertepatan dengan perayaan Dies Natalis Poltekpar Makassar ke-34.

Momentum ini semakin memperkuat semangat civitas akademika untuk menghadirkan inovasi, riset, serta kolaborasi demi mendukung arah pembangunan pariwisata nasional.

Sebagai tambahan, rangkaian kegiatan juga disemarakkan dengan gerakan wisata bersih. Agenda ini berupa semi-trail run di sepanjang jalur sungai Jenderal hingga Pantai Layar Putih yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat.

“Tujuannya untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan dalam aktivitas pariwisata,” ucapnya. (Rls/Why/Ans)

Berita Terkait

UNM Perkuat Kesiapan Profesional Mahasiswa Administrasi Kesehatan FIKK Melalui Pembekalan dan Pelepasan Magang Berdampak di 23 Instansi Mitra
Dosen FIKK UNM Gelar PKM Pemberdayaan Siswa Klub Sepak Bola Melalui Edukasi Efek Rokok Pada Performa Atlet dan Kesehatan Reproduksi di SMAN 3 Takalar
FIKK UNM Wujudkan PKM di UPT SPF SD Inpres bertingkat Labuang Baji Makassar
Olah Limbah Organik Jadi Maggot, PPLH Puntondo Didorong Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Tim PKM UNM Dampingi Komunitas Bibit Indonesia Terapkan Monitoring Denyut Jantung Berbasis AI untuk Tingkatkan VO₂max
Unismuh Gandeng Pemkab Selayar: Teken Kerja Sama Pendidikan, Riset, dan Pengabdian Diarahkan Jawab Kebutuhan Daerah
Riset BRIN Dorong Pelestarian Budaya Toraja melalui Pendidikan Multilingual Berbasis Kearifan Lokal
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:45 WIB

UNM Perkuat Kesiapan Profesional Mahasiswa Administrasi Kesehatan FIKK Melalui Pembekalan dan Pelepasan Magang Berdampak di 23 Instansi Mitra

Kamis, 3 September 2026 - 20:45 WIB

Dosen FIKK UNM Gelar PKM Pemberdayaan Siswa Klub Sepak Bola Melalui Edukasi Efek Rokok Pada Performa Atlet dan Kesehatan Reproduksi di SMAN 3 Takalar

Kamis, 3 September 2026 - 09:03 WIB

FIKK UNM Wujudkan PKM di UPT SPF SD Inpres bertingkat Labuang Baji Makassar

Selasa, 1 September 2026 - 05:29 WIB

Olah Limbah Organik Jadi Maggot, PPLH Puntondo Didorong Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Tim PKM UNM Dampingi Komunitas Bibit Indonesia Terapkan Monitoring Denyut Jantung Berbasis AI untuk Tingkatkan VO₂max

Berita Terbaru

Makassar

Walikota Makassar Dorong Optimalisasi ZIS di Semua Lini

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:02 WIB