Makassar, Sulawesi Selatan (KabarPROFESIANA.co.id)– Program Studi Administrasi Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (FIKK UNM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Magang Berdampak Mahasiswa Administrasi Kesehatan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja profesional di bidang pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh 63 mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 yang akan melaksanakan program magang pada 23 instansi mitra, yang terdiri atas rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, klinik pemerintah dan swasta, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten, BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, serta BPJS Kota Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Makassar, Senin 4 September 2026.
Kegiatan pembekalan diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Administrasi Kesehatan, Dr. Wahyudin, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan magang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman praktik di lingkungan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pembimbing lapangan dari instansi mitra, Kepala Laboratorium Program Studi Administrasi Kesehatan Haeril, S.Or., M.Kes., serta seluruh dosen Program Studi Administrasi Kesehatan FIKK UNM.
Pembekalan mahasiswa dilaksanakan selama dua hari dengan menghadirkan materi yang mendukung kesiapan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Pada hari pertama, pembekalan diberikan oleh tim pengelola magang Program Studi Administrasi Kesehatan, yaitu Azharatul Jannah, S.KM., M.A.R.S., Ismi, S.K.M., M.A.R.S., dan Ummu Kalsum, S.KM., M.A.R.S. Materi yang diberikan meliputi Advokasi dan Profesionalisme Administrasi Kesehatan, Peraturan Perundang-undangan Kesehatan, serta Penulisan Ilmiah dan Dokumentasi Hasil Praktik Lapangan.
Materi tersebut bertujuan untuk membekali mahasiswa agar mampu memahami peran tenaga administrasi kesehatan, menerapkan prinsip profesionalisme, memahami regulasi kesehatan, serta menyusun dokumentasi hasil praktik secara ilmiah dan sistematis.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan oleh Prof. Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd., selaku Ketua Pusat Layanan PPL, PKL, dan Praktik Industri di Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMP2) Universitas Negeri Makassar (UNM) sekaligus melakukan pelepasan mahasiswa magang. Rangkaian kegiatan juga menghadirkan Indriani Mentaruk, S.Kom., M.M., dan Rezki Ramdani, S.KM., M.KM. sebagai bagian dari kegiatan pembekalan.
Menurut salah satu tim pengelola magang, apt. Irfan Kurniawan, S.Si., M.M., M.Si., pelaksanaan Magang Berdampak ini merupakan bentuk komitmen Program Studi Administrasi Kesehatan dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran berbasis praktik melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pelayanan kesehatan.
Selama periode pelaksanaan magang yang berlangsung selama satu semester, mahasiswa akan memperoleh pendampingan dan pemantauan secara berkelanjutan oleh Dosen Pembimbing Instansi dari Program Studi Administrasi Kesehatan FIKK UNM bersama Pembimbing Lapangan dari masing-masing instansi mitra.
Proses pendampingan tersebut bertujuan untuk memastikan mahasiswa mampu menjalankan kegiatan magang sesuai capaian pembelajaran, mengembangkan kompetensi administrasi kesehatan, serta mampu beradaptasi dengan sistem kerja di fasilitas pelayanan kesehatan.
Program Magang Berdampak ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menerapkan ilmu administrasi kesehatan, memperkuat keterampilan profesional, serta membangun kesiapan kerja melalui pengalaman langsung di berbagai sektor pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran berbasis praktik dan peningkatan kompetensi mahasiswa, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan institusi pelayanan kesehatan dalam menciptakan sumber daya manusia kesehatan yang kompeten dan berdaya saing. (Why/Ans)


























