Mulai Jumat ini, Mahasiswa Fakultas Dakwah UIN Praktek Profesi di BAZNAS

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA,co,id:

Suasana, Jumat, 10 Oktober  pagi di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar terasa berbeda. Di hari mubarakah ini, terlihat semangat baru yang terpancar dari sekelompok wajah anak muda. Mereka adalah mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Mereka siap memulai “praktik profesi” – sebuah jembatan penting dari teori-teori di bangku kuliah menuju realitas pengabdian sosial.

Dengan mengenakan jas almamater, mahasiswa di kampus yang dulunya bernama Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin Ujung Pandang melangkah pelan masuk dengan kombinasi antusiasme, tetapi sedikit rasa gugup.

“Kami dari kampus UIN Alauddin, mau Praktek Profesi di BAZNAS. Ini hari pertama kami menjalani parktek selama satu bulan di BAZNAS,” ujar Imam Saputra  ditemani rekannya, Iyan Safitri.

Imam Saputra mengakui, selama sebulan, dia dan enam rekannya berpraktek di lembaga pemerintah nonstruktural beralamat di Jalan Teduh Bersinar No 5, Kecamatan Rappocini, Makassar tersebut tidak full.

“Kami praktek profesi di BAZNAS ini tidak full. Jadi dalam seminggu, kemungkinan hanya tiga hari, dan hari sesudahnya kami di kampus,” tutur Imam Saputra, dan diiyakan Iyan Safitri.

Baik Imam, maupun Iyan Safitri, praktek di BAZNAS Makassar bukan sekadar praktek biasa. Sebab, di Faklutas Dakwah dan Komunikasi tempat mereka menuntut ilmu yang mengajarkan tentang bagaimana menyeru kebaikan, sekaligus bagaimana menjadi penggerak perubahan. Karenanya, kedunya bersama rekan rekannya berharap bisa melihat langsung bagaimana prinsip-prinsip itu diterjemahkan menjadi tindakan nyata, dan menjadi amal yang konkret.

Baca Juga :  UNM Terapkan Kurikulum dan CPL Terstandar, WR I Prof. Aslinda Gagas Transformasi Sistem Akademik 

Hari-hari pertama di BAZNAS Makassar, jelas pria asal Lappariaja, Kabupaten Bone ini, merupakan fase adaptasi. Kemudian nantinya, mereka akan melihat secara langsung mulai dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga pendistribusian dan pendayagunaan.

Hal lain  yang dipelajari adalah bagaimana verifikasi data mustahik (penerima zakat), dan menginput data muzakki. Dan, tentunya dibalik setiap angka dan lembar data, mereka mulai merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat.

“Jadi, di Fakultas Dakwah dan Komunikasi tidak sekadar praktik dakwah, atau hanya identik dengan ceramah di mimbar semata, makanya di BAZNAS ini kami akan belajar bagaimana mengorganisir data mustahik, memastikan setiap rupiah sampai ke tangan yang tepat, itu juga bagian dari dakwah. Dakwah bil hal, namanya” tutup Imam Saputra.

Pernyataan senada dikemukakan Iyan Safitri. Gadis manis asal Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai ini menambahkan, praktek profesi di BAZNAS ini sekaligus, mereka dapat mengisi kepala dengan pemahaman mendalam tentang ekosistem BAZNAS. Belajar tentang klasifikasi mustahik, transparansi pengelolaan dana, hingga program-program pemberdayaan yang digulirkan lembaga amil terpercaya ini.

“Di sini nantinya, kami melihat bahwa, dakwah itu bukan hanya lisan, melainkan termasuk aksi nyata, bagaimana seseorang meyakinkan muzaki, bahwa dananya sampai tepat sasaran, itulah dakwah,” ujarnya.

Sementera itu Kepala Bagian IV Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM BAZNAS Kota Makassar Fitriani Ramli di ruang kerjanya mengakui, selain empat mahasiswa UIN, pihaknya juga menerima tiga mahasiswa juga dari kampus yang sama. Ketiganya yaitu, Aji Tri Nugroho, Siti Hirda Rumana, dan Nur Alfia Salsabila.

Baca Juga :  Wakil Rektor I Unismuh Makassar Lepas UKM SB Talas ke Ajang FTMI XIX di Kabupaten Soppeng

“Jadi ketujuh mahasiswa UIN Alauddin yang berpraktek di BAZNAS terbagi atas dua kelompok. Pertama satu bulan tidak full, dan kelompok kedua dua bulan full,” tutur Fitriany Ramli, seraya menambahkan, praktek mahasiswa ini merupakan kegiatan akhir di kampus.

Fitri—sapaan akrab Fitriani Ramli  berharap, nantinya mahaisswa UIN yang berpraktek di BAZNAS Makassar dapat menimba pengalaman. Sebab, praktek di BAZNAS tidak sekadar untuk memenuhi SKS praktik profesi, melainkan menorehkan jejak profesionalisme dan kemanusiaan lebih dalam.

Apalagi, jelas Fitri, para mahasiswa UIN yang praktek di BAZNAS telah belajar bahwa dakwah adalah seni komunikasi yang tak terbatas, dapat hadir dalam setiap narasi kebaikan, setiap sentuhan empati, dan setiap upaya untuk mengangkat martabat antarsesama.

“Semoga dari jantung kantor BAZNAS Makassar ini, mahasiswa nantinya dapat membawa pulang  bukan nilai praktek semata, melainkan visi baru tentang bagaimana Dakwah dan Komunikasi dapat menjadi kekuatan transformatif bagi ummat dan keumatan,” urai Fitri, seraya berharap pengalaman di BAZNAS Makassar memastikan bahwa lulusan UIN Alauddin nantinya tidak hanya siap bersaing di pasar kerja konvensional, tetapi juga siap menjadi agen perubahan yang berkarakter, berkomitmen pada transparansi, dan berinteraksi untuk membangun ekonomi umat yang berkeadilan. Ini adalah langkah nyata mewujudkan visi Islam berkemajuan melalui praktik ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai ilahiah. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

 

 

Berita Terkait

Mahasiswa PPG UNM Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 Akhiri PPL di SMP Negeri 2 Makassar
Outing Class SMPIT Plus Qurthuba, Kunjungi Laboratorium FMIPA UNM
ICILLCE 2026 Hadirkan Enam Narasumber dari Lima Negara dan 154 Pemakalah, Jadi Pionir Tata Kelola Konferensi Akuntabel di FBS UNM
Dua Tim FBS UNM Tembus PIMNAS 2026, Prof Anshari: Jangan Puas Hanya Sampai Semarang
Waka II BAZNAS Sebut Innovation Expo Bertanda Kampus dan BAZNAS Mulai Tersambung
Dosen FIKK UNM Turun ke Sekolah, Perkuat Literasi Kesehatan dan Edukasi Obat melalui Aksi World Pharmacists Day
Dampingi BEM FMIPA UNM Sabet Prestasi, Ansarullah Dinobatkan sebagai Dosen Pendamping Terbaik Abdidaya Ormawa 2026
Dua KRI TNI AL Unjuk Profesionalisme Dalam Latihan Taktis Rajawali Cakra-26 di Selat Makassar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Mahasiswa PPG UNM Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 Akhiri PPL di SMP Negeri 2 Makassar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Outing Class SMPIT Plus Qurthuba, Kunjungi Laboratorium FMIPA UNM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:26 WIB

ICILLCE 2026 Hadirkan Enam Narasumber dari Lima Negara dan 154 Pemakalah, Jadi Pionir Tata Kelola Konferensi Akuntabel di FBS UNM

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dua Tim FBS UNM Tembus PIMNAS 2026, Prof Anshari: Jangan Puas Hanya Sampai Semarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Waka II BAZNAS Sebut Innovation Expo Bertanda Kampus dan BAZNAS Mulai Tersambung

Berita Terbaru