Makassar, Kabar PROFESIANA,co,id:
Kehadiran Elang Timur Indonesia atau bahasa krennya ELIT dinanti-nanti begitu banyak elemen masyarakat. Pasalnya, Ormas ini mengusung visi besar, yaitu merajut persatuan, menjaga kearifan lokal, serta turut aktif dalam pembangunan sosial.
Filosofi ELIT sendiri merepresentasikan ketajaman visi, keberanian, dan luasnya cakrawala pengabdian dari ufuk timur nusantara. Kini, sang Elang telah mengepakkan sayapnya di udara Makassar, bersiap terbang tinggi menyongsong fajar pelantikan, November mendatang. Nusantara pun bersiap menyambut kehadiran Ormas beralamat di Jalan Andi Djemma Lorong 9, Kelurahan Banta Bantaeng, Kecamatan Rappocini ini.
Menjelang pelantikan ini, maka jajaran Elang Timur bersepakat agar momen bersejarah tersebut nantinya tidak sekadar serimoni semata, melainkan sekaligus deklarasi lahirnya sebuah energi baru dalam kancah sosial kemasyarakatan di Indonesia.
Karena itulah, Kamis, 1 Oktober malam tadi, tim dipimpin Ketua Umum DPP ELIT, Imran, SE memimpin rapat pemantapan. Berbagai detail teknis dibahas secara maraton dan mendalam. Mulai dari kesiapan susunan acara, tata tempat, pengamanan, hingga koordinasi dengan para tamu undangan kehormatan, hingga hal hal yang berkaitan dengan kesuskesaan perhelatan akbar tersebut.
“Tentunya kita semua tidak menginginkan ada celah kesalahan. Sebab, pelantikan ini adalah wajah pertama Elang Timur Indonesia di hadapan publik. Makanya, ayo, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah organisasi yang solid, profesional, dan berintegritas,” tegas Imran, didampingi Sekretaris ELIT Ahmad Rusli dan tim panitia lainnya.
Setidaknya hal yang paling menonjol dalam rapat semalam adalah, semangat dan kuatnya rasa gotong royong. Di mana setiap bidang, mulai dari seksi acara, konsumsi, dokumentasi, hingga humas, dan utamanya persuratan ke berbagai instansi dan kolega dibahas. Termasuk, kendala-kendala kecil yang sempat menjadi batu sandungan berhasil diurai bersama lewat diskusi yang solutif.
Semangat kebersamaan kerja kerja panitia sebagai penanda bahwa, seluruh jajaran Ormas Elang Timur Indonesia memiliki sense of belonging yang tinggi terhadap organisasi. Mereka bukan sekadar nama yang tercantum dalam struktur, melainkan penggerak-penggerak tangguh.
Menjelang akhir pertemuan yang juga dihadiri Sekretaris panitia, Asrijal, dan Bendahara Edha tersebut terungkap semua persiapan teknis kini hampir rampung 100 persen. Rapat panitia ditutup doa bersama sebagai ikhtiar manusia telah dimaksimalkan, dan kini tinggal berserah diri kepada Sang Pencipta agar hajat besar Ormas bertagline Solid, Tajam, dan Tangguh itu diberi kelancaran. (din pattisahusiwa-humas panitia pelantikan dpp-elit).


























