Soal Polemik di PBNU, PWNU Sulsel Minta Jami’yyah dan Jamaah NU jaga Ketentraman

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Pedomanku.id:

Dalam beberapa waktu terakhir, dinamika yang terjadi di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi perhatian warga Nahdliyyin di berbagai daerah, termasuk di Sulawesi Selatan. Situasi ini memberi pengingat bagi kita semua mengenai pentingnya menjaga ketenangan batin, keutuhan ukhuwah, serta keluhuran adab dalam menyikapi perbedaan. NU sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah senantiasa bertumpu pada hikmah para ulama dan tuntunan Ahlussunnah wal Jama’ah yang menjunjung nilai tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), tawassuth (moderat), dan i’tidal (keadilan).
Sehubungan dengan hal tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan himbauan sebagai berikut:
1. Mengajak seluruh jam’iyyah dan jamaah NU untuk tetap menjaga ketenteraman, memperkuat ukhuwah, serta menghindari sikap dan ucapan yang dapat menimbulkan kegaduhan dalam menyikapi dinamika internal PBNU.
2. Memohon dengan penuh hormat kepada para kiai sepuh, masyayikh, dan jajaran Mustasyar agar dengan kebijaksanaan dan keluasan ilmunya berkenan memberikan tuntunan menuju upaya ishlah demi kemaslahatan umat, keutuhan jamaah, dan terjaganya marwah Nahdlatul Ulama.
3. Mengimbau seluruh warga NU untuk berpegang pada adab dan akhlak organisasi, menjauhi prasangka buruk, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta mengedepankan niat baik sebagaimana tuntunan para ulama salafus shalih.
4. Menjaga keteduhan dan kesantunan sebagaimana karakter masyarakat Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi nilai pangngadereng/pangngadakkang, selaras dengan prinsip kejujuran, keluhuran akhlak, dan kepedulian yang terus hidup dalam tradisi pesantren dan warga Nahdliyyin.
Demikian surat himbauan ini disampaikan sebagai ikhtiar untuk meneguhkan kembali pentingnya persatuan, ketenangan, serta adab dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, membuka pintu-pintu kebaikan, dan menjaga kita semua dalam limpahan rahmat-Nya.(rls)

Baca Juga :  Inna Lillahi Wainna Ilayhi Rojiun, Guru Besar Sosiolinguistik FIB UNHAS telah Tiada

Berita Terkait

Momen Peringatan Maulid Nabi 1448 H di PWI Sulsel, Hadirkan Nuansa Tradisi dan Silaturahmi
Dosen FBS UNM Bawa Denting Kecapi Bugis ke Festival Folklor Sekaligus Pengabdian Internasional di Prancis
Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi
PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional
PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar
Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah
AnniverSMANSAry 76, Gubernur Kaltara : Dari Persaudaraan Alumni untuk Persatuan Indonesia
Pimpinan BAZNAS Makassar dan Dinas Sosial Perkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:30 WIB

Momen Peringatan Maulid Nabi 1448 H di PWI Sulsel, Hadirkan Nuansa Tradisi dan Silaturahmi

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Ramah Tamah Program Pascasarjana Universitas Megarezky, Dorong Penguatan Sinergitas Alumni dan Akademisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:48 WIB

PWI Sulsel Siapkan Karpet Merah Penghargaan Bagi Tokoh Inspiratif Lokal dan Nasional

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:10 WIB

PkM Inovasi Teknologi Tepat Guna Solar Dryer System (SDS) Berbasis Energi Surya untuk Meningkatkan Mutu dan Nilai Tambah Produk Bunga Telang pada Komunitas Kebun Tetangga di Kota Makassar

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08 WIB

Kawal Profesionalisme Pers, PWI Sulsel Siapkan Pembinaan Bagi Pengurus Daerah

Berita Terbaru