14 Mahasiswa Unismuh KKP di BAZNAS Makassar

- Penulis

Selasa, 8 Juli 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabar PROFESIONA.co.id:

Dunia pendidikan tinggi terus berupaya menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan. Salah satu inisiatif penting dalam mencapai tujuan tersebut adalah program Kuliah Kerja Profesi (KKP). Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar misalnya, melakukan KKP di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.

Sebanyak 14 mahasiswa KKP terdiri dari  6 orang jurusan Ekonomi Islam, dan 8 orang jurusan Manajemen diterima Wakil Ketua IV Bidang Adminitrasi, Umum, dan SDM BAZNAS Kota Makassar, H,.Jurlan Em Saho’as, Selasa, 8 Juli 2025.

Di sela sela penerimaan, H.Jurlan Em Saho’as menenerima baik mahasiswa yang dibimbing Dr.Agus Salim HR,SE,MM dan Dr.Syahidah Rahmah,SE,SY.M.E.I tersebut. “Tentunya dengan senang hati kami menerima adik adik mahasiswa ber-KKP di BAZNAS ini,” ujarnya.

Kehadiran mahasiswa Unismuh Makassar ber-KKP di BAZNAS Makassar tentunya membawa semangat baru dan ide-ide inovatif yang tentunya akan sangat membantu dalam optimalisasi kinerja BAZNAS. Ini juga menjadi kesempatan bagi BAZNAS untuk berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang kompeten di bidang ekonomi syariah,.

Baca Juga :  Pimpinan BAZNAS Ucapkan Hari Jadi Kota Makassar

Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Makassar dan BAZNAS Kota Makassar ini merupakan contoh nyata sinergi antara dunia akademik dan lembaga masyarakat. Diharapkan, pengalaman KKP ini tidak hanya memberikan bekal keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan empati dan kesadaran sosial pada diri mahasiswa.

Di bagian lain, H.Jurlan yang juga seniman ini mengakui, BAZNAS bukan hanya lembaga pengelola dana umat, melainkan juga agen perubahan sosial-ekonomi yang signifikan. Melalui pendekatan pemberdayaan yang terencana dan berkelanjutan, BAZNAS berhasil mengubah paradigma dari sekadar memberi ikan menjadi mengajar mustahik cara memancing.

Dampaknya tidak hanya terasa pada individu mustahik yang kini lebih berdaya dan mandiri, tetapi juga pada penguatan ekonomi lokal dan percepatan pencapaian agenda pembangunan nasional dalam pengentasan kemiskinan.

“Investasi sosial berupa dana ZIS yang dikelola BAZNAS terbukti menjadi katalisator bagi kebangkitan ekonomi mustahik menuju kemandirian yang lebih sejahtera,” tuturnya.

Baca Juga :  Program Kemanusiaan Terbaru Yayasan Hadji Kalla; Cash Voucher Tingkatkan Daya Pulih Penyintas Bencana Kebakaran

Secara tradisional, jelas jurnalis ini, BAZNAS menyadari diri, bahwa bantuan yang diberikan kepada mustahik tetap berpedoman kepada Al-Qur’an. Utamanya, yang mengatur tentang delapan asnap atau golongan penerima.

“Pendekatan produktif ini berlandaskan pada prinsip bahwa dana ZIS bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga sebagai modal awal untuk mengubah nasib. Strategi ini dirancang untuk menciptakan efek riak, di mana satu bantuan produktif dapat berkembang menjadi sumber penghasilan yang mandiri, bahkan berpotensi mengubah mustahik menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan,” jelasnya.

Sementara itu, baik Dr.Agus Salim HR, maupun Dr.Syahidah Rahman sama sama mengharapkan, BAZNAS dapat membimbing mahasiswa Unismuh yang ber-KKP dengan baik. “Jadi para mahasiswa selain dapat mengaplikasikan teori yang mereka dapat di kampus, juga dapat menimbah ilmu baru di BAZNAS Makassar,” harap keduanya. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)

Berita Terkait

Pertama di Indonesia, BAZNAS Sembelih Hewan DAM Haji
Aksi Kilat Prajurit Kodaeral VI, Gagalkan Pembajakan hingga Lumpuhkan Serangan Musuh di Pangkalan
Sukses Raker, DMI Manggala Rumuskan Program Unggulan
Usulan Peserta PARDAS Angkatan V Tahun 2026 Melalui SIGAPPA, Politeknik Pariwisata Makassar Perkuat Kompetensi ASN Sektor Pariwisata Daerah
Penutupan Pelatihan Persami KKRI Gelombang V TW II Berjalan Sukses di Kodaeral VI
Ketua PMI Kecamatan Makassar bersama Walikota Kunjungi Korban Kebakaran di Jalan Alauddin 3
TNI AL Kodaeral VI Gelar Program Pengelolaan Prolanis Tahun 2026
Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Rakor Gerakan Stop Boros Pangan

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pertama di Indonesia, BAZNAS Sembelih Hewan DAM Haji

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:12 WIB

Aksi Kilat Prajurit Kodaeral VI, Gagalkan Pembajakan hingga Lumpuhkan Serangan Musuh di Pangkalan

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:29 WIB

Sukses Raker, DMI Manggala Rumuskan Program Unggulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:36 WIB

Usulan Peserta PARDAS Angkatan V Tahun 2026 Melalui SIGAPPA, Politeknik Pariwisata Makassar Perkuat Kompetensi ASN Sektor Pariwisata Daerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:27 WIB

Penutupan Pelatihan Persami KKRI Gelombang V TW II Berjalan Sukses di Kodaeral VI

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Pertama di Indonesia, BAZNAS Sembelih Hewan DAM Haji

Minggu, 5 Jul 2026 - 20:40 WIB