MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Sebanyak 73 orang peserta yang ikut tes dari 85 orang pendaftar peserta Seleksi Mandiri Universitas Negeri Makassar (UNM) tahun 2026 yang memilih Fakultas Kedokteran (FK) mengikuti tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) pada Kamis (2/6/2026), bertempat di Ballroom C-D Lantai 2 Gedung Menara Pinisi. Sehari sebelumnya, telah mengikuti Ujian Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Komputer.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UNM, Prof.Dr. Aslinda, M.Si. memantau langsung pelaksanaan tes sekaligus memberi pengarahan dan penguatan kepada peserta sebelum memulai mengerjakan soal tes. Prof. Aslinda didampingi Ketua Panitia, Prof.Dr. Anshari, M.Hum. yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) UNM dan dr. Bhirau Wilaksono, M.Biomed, AIFO-K selaku Kepala Laboratorium FK UNM.
Dalam sambutannya, Prof. Aslinda menekankan agar peserta yang akan mengikuti tes MMPI hendaknya memiliki rasa percaya yang tinggi sehingga dapat mengisi jawaban sesuai yang diyakini. Ia juga sangat berharap agar peserta memiliki sikap dan perilaku integritas atau kejujuran karena akan jadi modal kuat kelak setelah jadi dokter.
“Saya berterima kasih karena anak-anakku memilih dan mau bergabung dengan FK UNM untuk meraih cita-cita sebagai dokter. Tentu saja, masuk kuliah di FK UNM tidak sekadar mampu secara intelektual, tetapi jauh lebih penting cerdas dalam sikap, perilaku, dan karakter,” tegasnya.
Prof. Aslinda menekankan agar peserta memiliki kejujuran dalam mengikuti seleksi. Tidak terpengaruh oleh bujukan dan rayuan terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan. Sebab, pelaksanaan tes berlangsung transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Saya mengakui bahwa jumlah peminat FK UNM sangat tinggi sehingga peluang lulus sangat ketat. Karena itu, meskipun yang mau diterima untuk kouta seleksi mandiri hanya sekira 10 orang, semangat dan motivasi mengikuti ujian harus tidak kendor. Sekali lagi, harus memiliki rasa percaya tinggi dalam mengikuti seleksi,” pungkas Guru Besar Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNM.
Dalam dunia kedokteran, tes MMPI bertujuan untuk memastikan calon mahasiswa memiliki stabilitas mental dan ketahanan emosional yang tinggi. Karena profesi dokter memiliki tingkat stress dan beban kerja yang sangat ekstrem.
Hal itu dibenarkan Kepala Laboratorium FK UNM yang sekaligus diberi amanah sebagai penanggung jawab pelaksanaan tes MMPI, dr. Bhirau Wilaksono, M.Biomed, AIFO-K. Menurutnya, banyak mahasiswa kedokteran yang gagal karena tidak sanggup memikul beban berat tugas dan praktik. Banyak yang tidak memiliki ketahanan mental. Tes MMPI menjadi salah satu acuan penting untuk merekomendasikan apakah peserta tepat atau sesuai untuk mengikuti pendidikan dokter.
Peserta yang mengikuti tes MMPI, masih harus mengikuti tes wawancara pada Jumat, 3 Juli 2026 di Gedung Menara Pinisi. Pengumuman kelulusan Seleksi Mandiri UNM tahun 2026 pada Jumat, 10 Juli 2026. (Ans/Why)


























