MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (KabarPROFESIANA.co.id) — Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) kembali mencatatkan capaian penting dalam penguatan mutu pendidikan tinggi. Program Studi Administrasi Pendidikan pada Program Doktor FIP UNM resmi meraih peringkat akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan LAMDIK Nomor 1155/SK/LAMDIK/Ak/D/VI/2026 tentang Peringkat Akreditasi Program Studi Administrasi Pendidikan pada Program Doktor Universitas Negeri Makassar, Kota Makassar. Dalam keputusan itu, Program Doktor Administrasi Pendidikan FIP UNM memperoleh nilai 372 dengan peringkat Unggul.
Capaian ini menjadi penanda penting bagi FIP UNM dalam memperkuat reputasi akademik, tata kelola program studi, kualitas tridharma perguruan tinggi, serta daya saing pendidikan doktoral di bidang administrasi pendidikan. Status Unggul tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 30 Juni 2026 hingga 29 Juni 2031.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNM, Prof. Abdul Saman, M.Si., Ph.D., Kons., menyampaikan bahwa akreditasi Unggul ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika FIP UNM, khususnya pengelola Program Studi S-3 Administrasi Pendidikan.
“Capaian akreditasi Unggul ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi bukti bahwa FIP UNM terus bergerak dalam standar mutu yang lebih tinggi. Ini adalah hasil kerja bersama dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh mitra yang selama ini mendukung pengembangan akademik di FIP UNM,” ujar Prof. Abdul Saman kepada KabarPROFESIANA, Kamis (2/7/2026).
Prof. Abdul Saman menegaskan, raihan tersebut menjadi momentum bagi FIP UNM untuk terus memperkuat budaya mutu, produktivitas akademik, riset pendidikan, publikasi ilmiah, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
“Akreditasi Unggul harus menjadi energi baru. Kami tidak berhenti pada capaian ini, tetapi menjadikannya sebagai pijakan untuk memperluas inovasi, memperkuat layanan akademik, dan memastikan lulusan doktor Administrasi Pendidikan FIP UNM memiliki kapasitas kepemimpinan pendidikan yang unggul dan berdampak,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Program Studi S-3 Administrasi Pendidikan FIP UNM, Prof. Dr. Arismunandar, M.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bentuk validasi atas konsistensi prodi dalam membangun sistem akademik yang berkualitas, berbasis riset, dan relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan.
“Akreditasi Unggul ini merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari penguatan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan riset mahasiswa dan dosen, hingga pembenahan tata kelola prodi. Kami bersyukur karena seluruh ikhtiar tersebut mendapat pengakuan dari LAMDIK,” ungkap Prof. Arismunandar.
Menurutnya, Program Doktor Administrasi Pendidikan FIP UNM akan terus diarahkan menjadi pusat pengembangan ilmu administrasi pendidikan yang adaptif terhadap perubahan, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu melahirkan doktor-doktor pendidikan yang memiliki kapasitas analitis, kepemimpinan, dan inovasi kelembagaan.
“Kami ingin memastikan bahwa prodi ini tidak hanya unggul dalam dokumen akreditasi, tetapi juga unggul dalam praktik akademik, riset, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi pengelolaan pendidikan di Indonesia. Ke depan, penguatan jejaring, kolaborasi riset, dan publikasi bereputasi akan terus menjadi prioritas,” jelasnya.
Program Doktor Administrasi Pendidikan FIP UNM menjadi salah satu program doktor bidang kependidikan yang memiliki standar mutu tinggi dengan Raihan akreditasi unggul itu. Capaian tersebut juga memperkuat peran UNM sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya dalam bidang kepemimpinan, manajemen, dan kebijakan pendidikan.
Pihak FIP UNM berharap Akreditasi Unggul yang diraih menjadi daya dorong bagi peningkatan kepercayaan publik, perluasan kerja sama akademik, serta penguatan kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan di masa depan. (Den/Ans/Why)


























