MAJENE, SULAWESI BARAT (Kabar PROFESIANA.co.id) — Mahasiswa Asistensi Mengajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan mengusung tema “Pemanfaatan Website Edupid Mandal sebagai Inovasi Media Pembelajaran Interaktif di SD Negeri 18 Deteng-Deteng.”
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya dalam mengembangkan proses pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik sekolah dasar.
Melalui pemanfaatan website Edupid Mandal, mahasiswa berupaya menghadirkan alternatif media pembelajaran berbasis digital yang dapat membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik. Penggunaan media interaktif diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan.
Program PKM mahasiswa yang menamakan dirinya Pramana juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam situasi nyata di sekolah.
Selain mengembangkan kreativitas dalam merancang media pembelajaran, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran serta memanfaatkan teknologi sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dr. Evy Segarawati Ampry, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai wujud kreativitas, kepedulian, dan tanggung jawab mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Menurutnya, mahasiswa calon guru perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi juga belajar menghadirkan solusi atas kebutuhan pembelajaran di sekolah. Pemanfaatan teknologi digital harus diarahkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, interaktif, dan berpusat pada peserta didik,” ungkapnya.
Pelaksanaan PKM di SD Negeri 18 Deteng-Deteng merupakan salah satu dari program kerja mahasiswa AM dan menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi guru, peserta didik, dan lingkungan sekolah.
Melalui program Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Tahun 2026, mahasiswa diharapkan terus mengembangkan kompetensi pedagogik, kreativitas, kolaborasi, serta literasi digital sebagai bekal menjadi calon pendidik profesional.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen mahasiswa PGSD FKIP Universitas Sulawesi Barat untuk berkontribusi secara nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mendukung peningkatan mutu pendidikan sekolah dasar. (Esa/Why/Ans)















