LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Program Magister Pedagogi Konsentrasi Manajemen Pendidikan, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo), menggelar Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi OSIS bertajuk “Satu Langkah Pemimpin Muda, Sejuta Perubahan bagi Bangsa” pada 20–21 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula UPT SMPN 2 Wotu dan Villa Mantik, Soroako, Kabupaten Luwu Timur, ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi ilmu manajemen pendidikan oleh mahasiswa pascasarjana.
Pelatihan tersebut bertujuan membangun karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pengambilan keputusan, serta keterampilan pengelolaan organisasi bagi para pengurus OSIS.
Ketua Program Studi Magister Pedagogi UM Palopo, Harmita Sari, S.Pd., M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa pembentukan jiwa kepemimpinan harus dimulai sejak dini melalui pengalaman dan tanggung jawab nyata.
“Pemimpin hebat tidak lahir secara instan, tetapi dibentuk melalui proses pembelajaran, pengalaman, dan keberanian mengambil tanggung jawab. Kami ingin para pengurus OSIS memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan kemampuan menjadi teladan dan membawa perubahan positif,” ungkap Harmita.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa pascasarjana sebagai fasilitator dalam kegiatan tersebut.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kepemimpinan dan manajemen pendidikan di ruang kuliah, tetapi juga mengimplementasikan ilmunya secara langsung di tengah masyarakat. Inilah esensi pendidikan tinggi, ketika ilmu pengetahuan mampu memberikan manfaat nyata,” tambahnya.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Magister Pedagogi Konsentrasi Manajemen Pendidikan sebagai fasilitator, dalam lingkup pembelajaran yang diampu oleh Prof. Dr. H. Suardi M. Anwar, Drs., M.M., CIQar; Prof. Dr. Salju, M.M.; dan Harmita Sari, S.Pd., M.Pd., Ph.D.
Melalui pendekatan pembelajaran partisipatif dan pendampingan organisasi, para peserta didorong untuk mengembangkan potensi kepemimpinan serta menerapkan nilai-nilai kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam lingkungan sekolah.
Harmita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi mampu melahirkan pengurus OSIS yang berkarakter, inovatif, dan siap menjadi agen perubahan.
“Satu langkah kecil seorang pemimpin muda hari ini dapat menjadi awal dari sejuta perubahan besar bagi bangsa di masa depan,” tutupnya.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Magister Pedagogi Universitas Muhammadiyah Palopo dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi nyata antara dunia akademik dan lingkungan sekolah. (Rls/Ans/Why)















