Kolaborasi BRIN, UM Bulukumba, dan Pemkab Bulukumba Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Berbasis Buah Lokal

- Penulis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULUKUMBA, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) dan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulukumba menggelar pelatihan bertajuk “Processing Buah Lokal untuk Menjadi Produk UMKM yang Berkesinambungan dan Berkualitas serta Pemasaran Digital UMKM”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis-Jumat, 22-23 Oktober 2026, di Lecture Theater Kampus II Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pengolahan buah lokal menjadi produk bernilai tambah, peningkatan kualitas produk, serta penguatan strategi pemasaran digital. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi antara lembaga riset, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Ketua Panitia, Syamsul Alam, S.Pd., M.M., dalam laporannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan motivasi sekaligus edukasi, khususnya kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk yang dihasilkan. Peserta kegiatan berasal dari pelaku UMKM yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi Kabupaten Bulukumba serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba yang turut aktif sebagai pegiat UMKM.

Menurutnya, pengembangan usaha berbasis potensi lokal tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi produk, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Dr. Nur Ina Syam, S.S., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Bulukumba sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Seremonial, Kirab 2.026 Meter Jadi Simbol Kuat Persatuan Masyarakat Kaltara

Ia menilai pelatihan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam mengoptimalkan potensi hasil bumi Kabupaten Bulukumba.

Menurutnya, berbagai komoditas buah lokal memiliki peluang besar untuk diolah menjadi produk berkualitas yang memiliki nilai tambah dan dapat dipasarkan secara lebih luas. Karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu memberikan hasil nyata bagi para pelaku UMKM, baik dari sisi keterampilan pengolahan maupun kemampuan memasarkan produk.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk mengembangkan usahanya, sehingga produk lokal Bulukumba semakin berkualitas dan memiliki daya saing,” demikian harapannya.

Perwakilan BRIN, Arief Rachmat, M.T., juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan awal, tetapi dilanjutkan dengan evaluasi untuk mengukur manfaat dan dampaknya bagi pelaku UMKM.

Ia menegaskan bahwa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas pengolahan produk, efisiensi usaha, serta kemampuan UMKM menghadapi persaingan pasar.

Evaluasi secara berkelanjutan diharapkan menjadi dasar untuk menyempurnakan program dan memperluas manfaatnya pada masa mendatang. Dengan demikian, hasil pelatihan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam pengembangan usaha.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulukumba, Andi Esfar Tenrisukki, S.Sos., M.Si., berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bulukumba, BRIN, dan Universitas Muhammadiyah Bulukumba dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Unkhair Sahkan Tiga Calon Rektor, Prof. Abdullah W. Jabid Unggul Raih Suara Terbanyak

Ia juga menyampaikan harapan agar Kabupaten Bulukumba dapat berkembang menjadi salah satu lumbung pangan dan buah dalam beberapa tahun ke depan. Untuk mewujudkan hal tersebut, potensi sumber daya lokal perlu dikelola secara optimal, termasuk melalui pengolahan hasil pertanian menjadi produk UMKM yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk menghubungkan potensi hasil bumi dengan peluang pasar. Dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendampingan, serta pemasaran digital diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal Bulukumba.

Dalam pelatihan ini, pemateri dari BRIN memberikan materi terkait pengolahan buah lokal dan penguatan pemasaran digital UMKM. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan inovasi produk, menjaga kualitas, serta memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan hasil usahanya.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi BRIN, Universitas Muhammadiyah Bulukumba, dan Pemerintah Kabupaten Bulukumba diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha berbasis potensi lokal. Pada akhirnya, pengembangan produk buah lokal yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba. (Rls/Ans/Why)

Berita Terkait

Sangat Membanggakan! Tiga Program Studi FKIP Unkhair Ternate Raih Akreditasi Unggul Lima Tahun dari Lamdik
Kanwil Ditjenpas Maluku Utara Kunjungi LPPM Unkhair Ternate, Jajaki Peluang Kerja sama dan Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat
Magister Pedagogi UM Palopo Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda melalui Pelatihan OSIS di Luwu Timur
Dari Kampus ke Dunia Industri, Dosen FIKK UNM Edukasi Pekerja Proyek Tol Patimban tentang HIV/AIDS
Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Laksanakan PKM Pemanfaatan Website Edupid Mandal sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SD Negeri 18 Deteng-Deteng
Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Gelar PKM EduCaplay, Hadirkan Inovasi Pembelajaran Digital di SDN 34 Deteng-Deteng
Kolaborasi Mahasiswa Asisten Mengajar Unsulbar dengan SDN 18 dan SDN 34 Deteng-Deteng Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
Pemprov Sulsel Jadi Rujukan Nasional Praktik Baik Pelindungan Bahasa Daerah

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Kolaborasi BRIN, UM Bulukumba, dan Pemkab Bulukumba Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Berbasis Buah Lokal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Sangat Membanggakan! Tiga Program Studi FKIP Unkhair Ternate Raih Akreditasi Unggul Lima Tahun dari Lamdik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Kanwil Ditjenpas Maluku Utara Kunjungi LPPM Unkhair Ternate, Jajaki Peluang Kerja sama dan Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Dari Kampus ke Dunia Industri, Dosen FIKK UNM Edukasi Pekerja Proyek Tol Patimban tentang HIV/AIDS

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Mahasiswa Asistensi Mengajar FKIP Unsulbar Laksanakan PKM Pemanfaatan Website Edupid Mandal sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SD Negeri 18 Deteng-Deteng

Berita Terbaru

POLITIK BAHASA

Bahasa Indonesia Kebanggaan Kita, Kekuatan Bangsa

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:39 WIB