Subang, Jawa Barat (KabarPROFESIANA.co.id) – Kolaborasi perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung edukasi kesehatan diwujudkan melalui penyuluhan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bagi pekerja Hutama Karya–Jaya Konstruksi Patimban Access Toll Road Construction Project Package 3, Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Yasinta Indah Widyaningsih, S.K.M., M.Kes., dosen Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Makassar (UNM), sekaligus konselor HIV, sebagai narasumber.
Penyuluhan berfokus pada peningkatan pemahaman pekerja mengenai HIV/AIDS, pencegahan penularan, akses terhadap informasi dan layanan kesehatan, serta pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang bebas stigma dan diskriminasi terhadap orang yang hidup dengan HIV (ODHIV).
Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja merupakan upaya yang saling melengkapi. Pencegahan dilakukan melalui edukasi dan penerapan perilaku yang dapat mengurangi risiko penularan, sedangkan penanggulangan mencakup dukungan terhadap perawatan, pengobatan, dan pemenuhan hak ODHIV.
Proyek tersebut dipimpin oleh Project Manager Ir. Muhammad Endy Adiyatma, S.T., M.T., dengan dukungan fungsi Quality, Health, Safety, Security, Environment and Management System (QHSSEM) yang dijalankan oleh Al Muzazin, S.Pd., M.T. Keterlibatan unsur manajemen proyek dan akademisi menjadi bagian dari kolaborasi dalam mendukung edukasi kesehatan di lingkungan kerja.
Dalam penyuluhan tersebut, pekerja memperoleh informasi mengenai HIV/AIDS, cara penularan dan pencegahannya, serta perawatan, dukungan, dan pengobatan bagi ODHIV. Materi juga menekankan bahwa HIV tidak menular melalui interaksi sehari-hari, seperti berjabat tangan, berpelukan, berbagi tempat kerja, atau menggunakan fasilitas umum bersama.
Pemahaman tersebut penting untuk mencegah ketakutan yang tidak beralasan dan perlakuan diskriminatif. Pekerja juga diingatkan untuk menghormati privasi, menjaga kerahasiaan status HIV seseorang, serta memberikan perlakuan yang setara tanpa diskriminasi.
Sebagai bagian dari kegiatan, evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner setelah penyuluhan. Evaluasi mencakup pengetahuan, motivasi, keterampilan pencegahan, dan niat menerapkan perilaku pencegahan HIV/AIDS sesuai dengan komponen yang diukur dalam instrumen. Kuesioner mengacu pada kerangka Information–Motivation–Behavioral Skills (IMB), yang menghubungkan informasi, motivasi, dan keterampilan perilaku dalam mendukung pencegahan kesehatan.
Hasil evaluasi digunakan untuk menggambarkan pemahaman dan aspek perilaku pencegahan HIV/AIDS pada pekerja setelah penyuluhan. Karena tidak dilakukan pengukuran awal sebagai pembanding, hasil tersebut tidak digunakan untuk menyimpulkan peningkatan pengetahuan atau efektivitas penyuluhan secara langsung.
Keterlibatan Yasinta sebagai dosen Administrasi Kesehatan FIKK UNM sekaligus konselor HIV mencerminkan penerapan ilmu dan kompetensi konseling dalam mendukung upaya promotif dan preventif di luar kampus. Peran perguruan tinggi tidak hanya mencakup pendidikan dan penelitian, tetapi juga penerapan keilmuan untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, termasuk di lingkungan industri.
“Saya kira kegiatan ini relevan dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP.68/MEN/IV/2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja, yang menjadi salah satu landasan upaya pencegahan HIV/AIDS serta perlindungan pekerja dari stigma dan diskriminasi,”ungkap Yasinta.
Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara FIKK UNM dan dunia industri diharapkan dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan literasi kesehatan pekerja serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas stigma maupun diskriminasi terhadap ODHIV. (Rls/Why/Ans)















