Makassar, (KabarPROFESIANA.co.id)– Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menorehkan prestasi di bidang akademik melalui ajang Biology Season Part XIV 2026 yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Dalam kompetisi Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) kategori mahasiswa, tim UNM berhasil meraih Juara I melalui karya yang mengangkat inovasi di bidang kesehatan, khususnya pengembangan alternatif indikator visual untuk pemantauan status demam pada anak.
Tim peraih Juara I tersebut terdiri atas Nurul Hikma Kadir, Zahwa Alia, dan Nurul Zilfa Sarmanda. Salah satu anggota tim, Zahwa Alia, merupakan mahasiswa Program Studi Promosi Kesehatan FIKK UNM angkatan 2025 semester 3. Ketiganya berhasil menempati posisi pertama setelah bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi.
Berdasarkan pengumuman hasil kompetisi yang diberitakan oleh Kendariinfo pada 30 Oktober 2026, posisi kedua dan ketiga kategori mahasiswa masing-masing diraih oleh tim dari Universitas Halu Oleo Kendari.
Dalam kompetisi tersebut, tim UNM mengangkat karya tulis ilmiah berjudul “THERMOPATCH: Formulasi Plester Hidrogel Komposit Peat Suhu Berbasis Termokromik Alami sebagai Indikator Visual Status Demam pada Anak.” Karya ini mengusung gagasan pengembangan plester hidrogel dengan memanfaatkan bahan termokromik alami yang memiliki karakteristik perubahan warna akibat perubahan suhu.
Melalui konsep tersebut, THERMOPATCH diarahkan untuk menghadirkan suatu indikator visual yang dapat membantu mengamati perubahan suhu tubuh, khususnya dalam pemantauan kondisi demam pada anak.
Pengangkatan isu demam pada anak sebagai fokus karya dilatarbelakangi oleh pentingnya pemantauan suhu tubuh dalam menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan anak. Demam merupakan salah satu kondisi kesehatan yang umum dijumpai pada anak dan memerlukan perhatian, terutama dalam proses pengenalan perubahan kondisi tubuh.
Dalam konteks tersebut, pengembangan alternatif indikator visual menjadi gagasan yang menarik untuk dikaji karena menawarkan pendekatan pemantauan suhu melalui perubahan warna yang dapat diamati secara langsung. Pemanfaatan material hidrogel yang dikombinasikan dengan konsep termokromik alami juga memperlihatkan upaya pengembangan inovasi berbasis material yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan di bidang kesehatan.
Karya THERMOPATCH menunjukkan bagaimana permasalahan kesehatan dapat diangkat menjadi gagasan ilmiah yang menggabungkan pengetahuan, kreativitas, dan pendekatan inovatif. Tidak hanya berfokus pada pengembangan suatu produk, karya ini juga memperlihatkan pentingnya eksplorasi ide dalam mencari alternatif solusi terhadap permasalahan yang dijumpai di masyarakat.
Terlebih, isu kesehatan anak merupakan salah satu perhatian penting dalam bidang kesehatan masyarakat sehingga diperlukan berbagai upaya untuk mendukung peningkatan kesadaran dan perhatian terhadap kondisi kesehatan sejak usia dini.
Ajang Biology Season Part XIV 2026 sendiri berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 dan merupakan penyelenggaraan ke-14 oleh Jurusan Pendidikan Biologi FKIP Universitas Halu Oleo.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai kompetisi di bidang keilmuan, termasuk lomba karya tulis ilmiah bagi pelajar dan mahasiswa. Pada penyelenggaraan tahun ini, Biology Season juga diikuti oleh peserta dari Filipina, yang menunjukkan semakin luasnya jangkauan partisipasi dalam kegiatan tersebut.
Keberhasilan tim mahasiswa UNM meraih Juara I menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik melalui kompetisi ilmiah.
Proses penyusunan karya tulis ilmiah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, mengidentifikasi permasalahan, mengembangkan gagasan, serta menyampaikan solusi berdasarkan kajian keilmuan.
Capaian ini juga memperlihatkan bahwa mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan memiliki peluang untuk berkontribusi dalam menghasilkan gagasan inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Negeri Makassar lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan budaya akademik, serta berani berpartisipasi dalam berbagai kompetisi ilmiah.
Selain menjadi pencapaian bagi ketiga mahasiswa yang tergabung dalam tim, keberhasilan ini juga menjadi kontribusi positif bagi Universitas Negeri Makassar dalam memperkuat kiprahnya di bidang akademik dan pengembangan inovasi. (Rls/Why/Ans)















