Diskusi Publik Draf Penulisan Buku Sejarah Indonesia, Kata Rektor UNM: Hasilkan Juga Sejarah Lokal

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, SULAWESI SELATAN (Kabar PROFESIANA.co.id) — Sejarah adalah catatan rentang peristiwa yang telah terjadi, meski dapat bersifat subjektif dan objektif. Peran sejarawan sangat penting karena mereka mengetahui teori dan praksis pola perilaku manusia, baik yang tumbuh maupun diam.

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof.Dr.H. Karta Jayadi, M.Sn. ketika memberi sambutan dalam Diskusi Publik Draf Penulisan Buku Sejarah Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan RI, Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Direktorat Sejarah dan Permuseuman bekerjasama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNM dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Seluruh Indonesia (P3SI) pada Senin (4/8/2025) di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Menara Pinisi.

Menurut Prof. Karta Jayadi, UNM sangat peduli dengan sejarah. Karena itu, UNM sedang meriset sejarah Tokoh Legendaris Hang Tuah yang diakui milik Malaysia dan Singapura, sementara ada fakta dokumen jika lahir dan besar di Bajeng, Kabupaten Gowa. Lahir di Bajeng Gowa, tetapi terkenal di Melaka Malaysia dan Singapura.

Baca Juga :  Semarak Pembukaan dan Peluncuran Kegiatan Diesnatalis ke-64 UNM, Ini Kata Rektor Prof Karta dalam Sambutannya

“Hal yang sama, dialami Syekh Yusuf yang lahir dan besar di Gowa, Makassar, tetapi sangat dikenal, dikagumi, dan dihormati di Banten dan Afrika Selatan. Saya berharap kita juga dapat hasilkan sejarah lokal. Karena sejarah bisa merekonstruksi kebenaran faktual suatu hal atau peristiwa,” kata Prof. Karta Jayadi.

Dalam pengantar awal Direktur Sejarah dan Permuseuman, Prof.Dr. Agus Mulyana, M.Hum. menegaskan diskusi publik dilaksanakan merespon berbagai saran dan sebagai bagian dari kepedulian. Kegiatan ini bertujuan memberi kesempatan kepada publik menyampaikan masukan dan saran melalui diskusi publik, bahkan ada organisasi dan komunitas langsung datang ke kantor.

Ia mengungkapkan dalam penulisan sejarah Indonesia tahun 2025, melibatkan selitar 113 orang yang terdiri dari sejarawan, arkeolog, filolog, dan sosiolog yang berlatar akademisi dan peneliti. Sejarah Indonesia tahun 2025 menggunakan pendekatan akademik sehingga hasilnya inklusif, partisipatif, dan jujur.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, memberi sambutan via daring. Ia menegaskan penulisan sejarah Indonesia berusaha semaksimal sesuai kebutuhan dan memutakhirkan sejarah. Sejarah dapat menjadi alat pemersatu bangsa. Sejarah Indonesia ditulis para sejarawan dan melibatkan arkeolog, filolog, dan sosiolog. Sejarah bagian penting dari Indonesia dan harus ditulis ulang dengan pendekatan reflektif.

Baca Juga :  Dekan FBS UNM Dorong Pemenuhan Area yang Belum Lolos dalam Penilaian Zona Integritas Kemdiktisaintek

Fadli Zon menyatakan diskusi publik dikemas dalam bentuk seminar via kanal daring dan luring. Diskusi publik telah dilaksanakan di Universitas Indonesia, Universitas Negeri Padang, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Negeri Makassar dengan mengundang partisipan sebanyak 1.200 peserta.

Buku Sejarah Indonesia terbagi 10 bab dan setiap bab memiliki editor. Sebagai editor umum, yaitu Prof.Dr. Susanto Zuhdi, M.Hum. (UI), Prof. Dr. Jajat Burhanuddin, M.A. (UIN Syarif Hidayatullah), dan Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum. (Undip).

Peserta sebanyak 289 orang, yaitu para pimpinan UNM, tenaga pendidikan dan kependidikan UNM, dosen UPRI, dosen UINAM, dosen Unhas, organisasi perangkat daerah, guru se-Sulselbar, mahasiswa UNM, Unhas, UPRI, UINAM, lembaga/asosiasi/komunitas, dan media. (Ans/Why)

Berita Terkait

Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital
“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang
Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo
Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri
Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI
Dosen FIKK UNM Dorong Latihan Mental Terintegrasi dalam Program Kepelatihan Kempo Nasional
Akademisi FIKK UNM Tampil sebagai Invited Speaker di The 12th SEA-DR International Conference 2026 UNJ
Dosen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIKK Menjadi Narasumber Pada Penataran Pelatih Daerah dan Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Akbar Sudirman, Praktisi dan Akademisi FIKK UNM Tampil Sebagai Pemateri Kolaborasi McDonald’s (McD) Makassar Cabang Karebosi Bahas Tentang Cerdas Bergerak, Sehat Bertumbuh Mengembangkan Literasi Fisik Anak di Era Digital

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WIB

“Saring Sebelum Sharing”, Pesan UM Palopo untuk Gen Z Enrekang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Cegah Kepunahan Bahasa Daerah, UNG Gandeng FBS UNM Siapkan Konsorsium dan Pembukaan Prodi Bahasa Gorontalo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Berbagi Pengalaman Profesional Internasional, Dua Alumni FBS UNM Dorong Mahasiswa Mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Seminar Nasional Administrasi Kesehatan, Rektor UNM Dorong Mahasiswa Siap Hadapi Transformasi Pelayanan Kesehatan di Era AI

Berita Terbaru