Tim FKIK Unkhair Ternate Raih Pendanaan Program PKM Tanggap Darurat Bencana 2025 dari Kemdiktisaintek

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, MALUKU UTARA (Kabar PROFESIANA.co.id) — Tim Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate berhasil menjadi salah satu penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat Tahun Anggaran 2025 Prioritas 2.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Nomor 1737/C3/AL.04/2025.

Tim PKM FKIK Unkhair Ternate diketuai oleh dr. Wahyuni Ta Do Toka, M.Biomed, dengan judul kegiatan “Intervensi Kesehatan Darurat melalui Pemeriksaan Dasar Penyakit Pasca Bencana, Edukasi Sanitasi, dan Rasionalisasi Penggunaan Obat-Obatan dan TOGA di Aceh Tamiang”. Melalui program tersebut, tim FKIK Unkhair berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp457.760.000,-.

Program ini berfokus pada upaya respons kesehatan pascabencana, khususnya pemeriksaan dasar penyakit yang berpotensi muncul setelah bencana, penguatan edukasi sanitasi kepada masyarakat terdampak, serta peningkatan pemahaman tentang penggunaan obat-obatan secara rasional, termasuk pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif pendukung kesehatan masyarakat.

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek, Prof. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., dalam surat resminya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengusul yang telah berpartisipasi aktif dalam program tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada para penerima pendanaan yang dinilai telah memenuhi kriteria dan prioritas program pengabdian kepada masyarakat tanggap darurat bencana tahun anggaran 2025.

Baca Juga :  Rektor Kalla Institute Makassar Beri Motivasi di Acara Pentas Karya dan Penamatan 185 Siswa SMP Negeri 1 Duampanua Kabupaten Pinrang

Sementara itu, Ketua Tim PKM FKIK Unkhair Ternate, dr. Wahyunita Do Toka, M.Biomed, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan Kemdiktisaintek kepada timnya. Ia menilai pendanaan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Pendanaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja secara maksimal dalam memberikan layanan kesehatan darurat yang dibutuhkan masyarakat pascabencana,” ungkap dr. Wahyunita.

Lebih lanjut, dr. Wahyunita juga berharap pelaksanaan PKM ini dapat menjadi kontribusi nyata Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun dalam upaya penanggulangan bencana, khususnya pada aspek kesehatan masyarakat.

“Melalui program ini, FKIK Unkhair berupaya untuk selalu hadir dan mengambil peran aktif dalam penanggulangan situasi bencana, baik melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi sanitasi, maupun pendampingan penggunaan obat secara rasional. Kami berharap kegiatan ini benar-benar memberi dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi atas capaian Tim FKIK Unkhair dalam meraih pendanaan PKM Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025.

“Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen Universitas Khairun dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada solusi atas persoalan riil di tengah masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Baca Juga :  Perum LPPNPI AirNav Indonesia KCP Ternate Serahkan Bantuan Pemberdayaan UMKM Takjil Ramadan 

Lebih lanjut, Prof. Sundari, S.Pd., M.Pd. yang merupakan guru besar bidang ilmu bioteknologi ini menegaskan bahwa program yang diusung Tim FKIK Unkhair memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

“Intervensi kesehatan darurat, edukasi sanitasi, serta rasionalisasi penggunaan obat-obatan dan TOGA merupakan pendekatan yang sangat kontekstual dan dibutuhkan dalam situasi pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Diakhir keterangannya, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd. juga berharap pelaksanaan program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan PKM ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek bagi masyarakat Aceh Tamiang, tetapi juga menjadi model pengabdian berbasis kesehatan yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Universitas Khairun kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir secara nyata dalam menjawab tantangan kemanusiaan dan kesehatan masyarakat. Melalui sinergi antara dosen, lembaga, dan dukungan pemerintah, program PKM FKIK Unkhair diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat pascabencana serta menjadi kontribusi strategis Unkhair dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis pengabdian dan keberlanjutan. (Rus/Ans/Why)

Berita Terkait

Olah Limbah Organik Jadi Maggot, PPLH Puntondo Didorong Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Perkuat Ruang Pertukaran Gagasan dan Pendidikan Arsitektur dalam Perspektif Global, Prodi Arsitektur Unkhair Ternate Gelar International Architecture Academic Forum 2026
Tim Pengabdi Unsulbar Gelar Pelatihan Strategi Play Based Learning Berbasis Artificial Intelligence bagi Guru SD IT Tahfizul Qur’an Majene
Bukan Sekadar Seremonial, Kirab 2.026 Meter Jadi Simbol Kuat Persatuan Masyarakat Kaltara
Perkuat Kompetensi Akademik, PGSD FKIP Unsulbar Gelar Workshop Nasional Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi
Seminar Nasional Transformasi City Gallery sebagai Ruang Inklusif Sukses Digelar Unkhair, Pemkot Ternate, dan JKPI
JKPI Ternate Gelar Rakernas XII dan Seminar Nasional, Hadirkan Narasumber Deputi Tata Kelola Kearsipan ANRI
Raker Unismuh 2026: Pertajam Teaching University, Perkuat Mutu 75 Prodi, dan Pengembangan Empat Pilar Infrastruktur

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:29 WIB

Olah Limbah Organik Jadi Maggot, PPLH Puntondo Didorong Kembangkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Perkuat Ruang Pertukaran Gagasan dan Pendidikan Arsitektur dalam Perspektif Global, Prodi Arsitektur Unkhair Ternate Gelar International Architecture Academic Forum 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Tim Pengabdi Unsulbar Gelar Pelatihan Strategi Play Based Learning Berbasis Artificial Intelligence bagi Guru SD IT Tahfizul Qur’an Majene

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Kirab 2.026 Meter Jadi Simbol Kuat Persatuan Masyarakat Kaltara

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Kompetensi Akademik, PGSD FKIP Unsulbar Gelar Workshop Nasional Penulisan Artikel Ilmiah Bereputasi

Berita Terbaru

Makassar

Walikota Makassar Dorong Optimalisasi ZIS di Semua Lini

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:02 WIB