Gowa, Sulawesi Selatan (KabarPROFESIANA.co.id)– Peningkatan mutu pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan primer terus didorong melalui penguatan tata kelola dan standar pelayanan. Salah satunya dilakukan oleh dosen Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Pendampingan Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan di Puskesmas.
Kegiatan tersebut dilaksanaka, Jumat 26 Juni 2026, di Aula Puskesmas Gentungan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Makassar.
Sebanyak 20 tenaga kesehatan Puskesmas Gentungan mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari tenaga kesehatan yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan di Puskesmas Gentungan.
Pendampingan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam menyusun SOP pelayanan yang sistematis, jelas, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di puskesmas. Pendampingan penyusunan SOP di Puskesmas Gentungan diberikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat PNBP Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, yaitu Haeril, S.Or., M.Kes, Dian Anggraeni Rachman, S.Km.,M.Kes, Mitha Rahmilah, S.KM., M.KKK.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan mengenai prinsip penyusunan SOP, tahapan penyusunan, sistematika SOP, hingga bagaimana menerjemahkan proses pelayanan yang berlangsung di masing-masing unit kerja ke dalam dokumen SOP yang mudah dipahami dan dapat diterapkan.
SOP memiliki peran penting dalam memastikan setiap proses pelayanan berjalan secara konsisten. Dengan adanya SOP yang disusun secara tepat, tenaga kesehatan memiliki pedoman yang jelas dalam melaksanakan tugas, sementara fasilitas pelayanan kesehatan dapat lebih mudah melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proses pelayanan.
Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Bajeng Barat terkait langsung dengan SDGs Target 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera (GoodHealth and Well-being). Penyusunan SOP memastikan bahwa pelayanan kesehatan di tingkat dasar (Puskesmas) diberikan secara bermutu, aman, efektif, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Antusiasme tenaga kesehatan Puskesmas Gentungan terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mengikuti materi yang diberikan, tetapi juga aktif berdiskusi, menyampaikan pengalaman, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan sehari-hari.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan tersebut memberikan manfaat karena membantu tenaga kesehatan memahami bahwa SOP bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi juga menjadi pedoman penting untuk memastikan pelayanan berjalan lebih terarah dan seragam.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami bagaimana menyusun SOP yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pelayanan di puskesmas. Kami juga menjadi lebih memahami pentingnya SOP sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari,” ungkap salah seorang peserta.
Kegiatan pengabdian ini diharapkan tidak berhenti pada proses penyusunan dokumen, tetapi dapat dilanjutkan dengan penerapan dan evaluasi SOP secara berkala di lingkungan Puskesmas Gentungan.
Bagi Prodi Administrasi Kesehatan FIKK UNM, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap kebutuhan penguatan administrasi dan manajemen pelayanan kesehatan di masyarakat.
Melalui kegiatan pendampingan ini, dosen tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga turut berperan dalam memberikan penguatan kapasitas bagi tenaga kesehatan.
Sinergi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, terstandar, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. (Why/Ans)


























